Pentingnya Adab Atau Akhlak Yang Baik Dalam Mengajar

إِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِه وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِه وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

يَاأَيّهَا النَاسُ اتَّقُوْا رَبّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِه وَاْلأَرْحَام َ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَه فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمَّا بَعْدُ

فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ ، وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النّارِ

اللّهُمَّ صَلِّ وَسلِّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى نَهْجِهِ القَوِيْمِ وَدَعَا إِلَى الصِّرَاطِ المُسْتَقِيْمِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

Assalamu’alaikum​​ Warrohmatullohi​​ Wabarokatuh.

Alhamdulillahi​​ rabbil’aalamiin,​​ wash-sholaatu​​ wassalaamu​​ ‘ala​​ asyrofil​​ anbiyaa​​ i​​ walmursaliin,​​ wa’alaa​​ alihi​​ washohbihii​​ ajma’iin​​ ammaba’adu.

Kaum Muslimin rahimaniyallahu wa iyyakum…

Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta alam. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi dan Rasul akhir zaman, panutan terbaik dan teladan istimewa bagi umat manusia, dan pendamba keimanan dan keselamatan bagi kaumnya, Muhammad ﷺ, kepada keluarganya dan sahabatnya serta kepada siapa saja yang senantiasa mematuhi ajaran Islam dengan baik hingga hari qiyamat.

Khatib mengajak diri dan kita semua untuk selalu meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah ﷻ. Mari kita selalu mematuhi aturan Allah ﷻ dan Rasulullah ﷺ.

Kaum Muslimin rahimaniyallahu wa iyyakum…

Guru menempati posisi yang sangat penting dalam pengajaran. Guru bukan hanya memikirkan metode-metode pengajaran di kelas saja, namun bagaimana mengembangkan wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai, sikap dan tingkah laku. Guru adalah seorang yang harus mempersiapkan manusia yang memiliki adab atau akhlak yang bisa diharapkan membangun dirinya, keluarga dan masyarakat. Guru wajib bisa mengajar, mendidik para siswanya ke arah yang lebih baik.

Kaum Muslimin rahimaniyallahu wa iyyakum…

Menjadi guru yang memiliki adab atau akhlak sangat diperlukan, karena segala apa yang dipraktekkan oleh guru akan ditiru oleh muridnya dan akan ditiru oleh warga. Ini menjadi bukti kuat bahwasanya guru memiliki peranan penting dalam kehidupan.

Dalam Islam guru merupakan profesi atau pekerjaan yang sangat mulia, karena pendidikan adalah salah satu tema penting yang dibahas oleh Islam. Guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Guru adalah orang yang melanjutkan amanat yang diterima dari orang tua dan membantu menumbuhkan semua potensi dasar yang dimiliki oleh peserta didik secara baik dan benar. Guru wajib menjadi teladan bagi para siswanya, baik secara akhlak atau adab maupun intelektual. Di antara peran guru adalah memberikan teladan baik di lingkungan sekolah, luar sekolah, maupun di dunia maya (media sosial).

Kaum Muslimin rahimaniyallahu wa iyyakum…

Akhlak atau adab guru yang wajib dibaca dan diketahui oleh kita adalah:

Pertama: Berniat mengharapkan ridho Allah ﷻ.

Ikhlas mencari ridho Alloh ﷻ harus dimiliki oleh para guru dalam melakukan kegiatannya. Guru wajib menjauhi keinginan untuk dipuji orang lain.

Rasulullah ﷺ bersabda yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Amal perbuatan itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya.”

Guru harus memasang niat dengan baik dalam melakukan amal atau perbuatan mengajar. Pasang niat bahwa kita mengajar untuk mencari pahala Allah ﷻ.

Kedua: Guru wajib memiliki semangat yang tinggi terhadap pendidikan dan pengajaran.

Wajib bagi guru untuk memiliki semangat yang tinggi karena dalam pengajaran ini terdapat pahala kebaikan yang sangat besar dari Allah ﷻ. Imam An-Nawawi Asy-Syafi’i dalam kitab at-Tibyan mengatakan: “Seorang guru harus bersemangat dalam mengajar. Mengutamakan pekerjaan mengajar daripada kepentingan dunia yang tidak mendesak. Seharunya guru tidak menyibukkan hatinya dengan hal lain ketika sedang mengajar. Tidak kenal lelah dalam memahamkan murid dan menjelaskan apa yang ingin mereka ketahui.”

Ketiga: Tidak mengharapkan hasil dunia.

Dalam mengajar seorang guru tidak boleh berniat atau bermaksud untuk mendapatkan kesenangan dunia, berupa harta, jabatan dan pujian orang lain. Allah ﷻ mengatakan dalam surat Asy-Syūrō ayat 20:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الْآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ ۖ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ

“Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.”

Dalam surat Al-Isrō’ ayat 18 Allah ﷻ jelaskan:

مَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ الۡعَاجِلَةَ عَجَّلۡنَا لَهٗ فِيۡهَا مَا نَشَآءُ لِمَنۡ نُّرِيۡدُ ثُمَّ جَعَلۡنَا لَهٗ جَهَنَّمَ‌ۚ يَصۡلٰٮهَا مَذۡمُوۡمًا مَّدۡحُوۡرًا

“Barangsiapa menginginkan kehidupan duniawi, maka Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka Jahanam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.”

Tidak sombong. Arti sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain.

Inilah beberapa akhlak atau moral yang harus dimiliki oleh para guru. Siswa atau murid akan berhasil jika gurunya memiliki akhlak yang baik. Apabila guru memiliki akhlak yang buruk maka siswa akan rusak. Orang tua wajib menitipkan anaknya kepada guru yang mempunyai akhlak baik. Dan jangan kita titipkan anak kita kepada guru yang memiliki akhlak yang buruk. Semoga Allah ﷻ memudahkan kita untuk bisa melaksanakan adab atau akhlak yang baik dalam melakukan pengajaran atau pendidikan, aamiin.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُالرَّحِيْمُ


KHUTBAH KEDUA

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

Kaum Muslimin rahimaniyallahu wa iyyakum…

Seorang muslim wajib meyakini bahwa guru atau pendidik terbaik adalah Rasulullah ﷺ. Setelah Rasulullah ﷺ wafat, maka pengajaran atau pendidikan dilanjutkan oleh para ulama. Sehingga seorang guru wajib membaca cara-cara pendidikan atau pengajaran yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ dan para ulama.

Pendidikan adalah kegiatan dalam bentuk arahan, pembinaan, perintah, peringatan, pemberian pengetahuan, penjelasan, pendalaman pemahaman, pencerahan akal dan spiritual, pengajaran dan penyucian diri. Pendidikan atau pengajaran yang baik adalah pengajaran yang dilakukan oleh guru yang mempunyai adab atau akhlak.

Kaum Muslimin rahimaniyallahu wa iyyakum…

Berkenaan dengan akhlak ini Rasulullah ﷺ berdo’a:

اللَّهُمَّ اهْدِنِى لأَحْسَنِ الأَخْلاَقِ لاَ يَهْدِى لأَحْسَنِهَا إِلاَّ أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّى سَيِّئَهَا لاَ يَصْرِفُ عَنِّى سَيِّئَهَا إِلاَّ أَنْتَ

“Ya Allah, tunjukilah padaku akhlak yang baik, tidak ada yang dapat menunjukinya kecuali Engkau. Dan palingkanlah kejelekan akhlak dariku, tidak ada yang memalingkannya kecuali Engkau.” (HR. Muslim)

Guru wajib membaca dan memahami adab atau akhlak kepada Allah ﷻ, adab kepada Rasulullah ﷺ dan akhlak kepada sesama manusia.

Mari kita dengarkan perkataan para ulama mengenai sangat pentingnya adab atau akhlak.

Gurunya Imam Syafi’i berkata,

تَعَلَّمَ اْلأَدَبَ قَبْلَ أَنْ تَتَعَلَّمَ اْلعِلْمَ

“Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”

Yusuf bin Al Husain berkata,

بِاْلأَدَبِ تَفْهَمُ اْلعِلْمَ

“Dengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah memahami ilmu.”

Kaum Muslimin rahimaniyallahu wa iyyakum…

Guru wajib mengetahui tentang tujuan pendidikan Islam. Tujuan pendidikan Islam adalah mendidik orang-orang agar bertakwa dan beribadah serta tunduk dan patuh kepada Allah ﷻ, sehingga memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Tujuan pendidikan ialah mendidik manusia agar memilih adab atau akhlak yang baik kepada Allah ﷻ, akhlak yang baik kepada Rasulullah ﷺ, dan akhlak yang baik kepada orang tua, serta akhlak yang baik kepada orang lain dan supaya mempunyai akhlak yang baik kepada makhluk lainnya.

Untuk menghasilkan siswa atau murid yang sholeh dan beradab maka guru wajib mempelajari adab-adab dalam mengajar. Guru wajib melaksanakan akhlak yang diajarkan oleh Al-Qur’an dan Hadits.

Semoga Allah ﷻ memudahkan kita dan keturunan kita untuk selalu melaksanakan akhlak yang baik, aamiin.

إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ.اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

اللَّهُمَّ اهْدِنِى لأَحْسَنِ الأَخْلاَقِ لاَ يَهْدِى لأَحْسَنِهَا إِلاَّ أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّى سَيِّئَهَا لاَ يَصْرِفُ عَنِّى سَيِّئَهَا إِلاَّ أَنْتَ

اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَالدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ

عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر


Ditulis oleh: pengurus Yayasan Riyadhus Shaihin Indonesia (YARSI)

WA/Telp: 081282823433

Mohon bantu sebarkan khutbah ini. Jazakallahu/jazakillahu khoiron.

Bagikan dengan :
Posted in ARTIKEL ISLAMI.