Mustajab Do’a ketika Sujud terakhir

Assalamualaikum Wr… Wb…

Apakabar Yanda/Bunda Sekeluarga ?

Semoga Yanda/ Bunda Sekeluarga dalam keadaan sehat walafiat dan selalu berada dalam lindungan Alloh Subhanahu Wataala. Aamiin…

   Pada siang tadi, Admin mendapat pertanyaan dari seorang Donatur yang baru saja Hijrah, beliau adalah seorang mantan preman yang Alhamdulillah telah menerima Hidayah Alloh Subhanahu wataala, sehingga dia sangat bersungguh-sungguh meninggalkan semua kehidupan nya yang sebelumnya dan mengajak istri serta anak-anak nya untuk memulia hidup sesuai ajaran agama.

Dengan nada rendah dan penuh dengan nada senyum, beliau bertanya :

“Assalamualaikum Ustadz, semoga Alloh ta’ala selalu merahmati kita semua. Aamiin… Saya mau bertanya, Ust. Salah satu waktu ketika doa kita sangat Mustajab itu ketika bersujud, boleh di jelaskan tidak Ust. ? Jazakumullohu Khoiron Katsir”

   Seperti itulah kira-kira pesan singkat yang saya terima dari beliau, dan beliau sudah setuju agar ini di angkat ke WEBSITE yarsi.or.id. karena kami hanya akan mengangkat apapun setelah mendapat persetujuan dari pihak yang bersangkutan.

   Baik, saya jelaskan beberapa point penting saja agar tidak terlalu berkepanjangan, agar Yanda/Bunda sekeluarga tidak terlalu banyak menyita waktu nya. Hehehe

Mati kita lihat Buku Riyadhus Sholihin, Kitab Al-Adzkar, Bab Keutamaan Dzikir dan Dorongan untuk Berdzikir

Hadits #1427

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ :(( فَأمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ – عَزَّ وَجَلَّ – ، وَأمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ ، فَقَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ )) . رَوَاهُ مُسْلِمٌ .
 

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Adapun ketika rukuk, maka agungkanlah Allah. Sedangkan ketika sujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, maka doa tersebut pasti dikabulkan untuk kalian.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 479]

Hadits #1428


وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( أَقْرَبُ مَا يَكُونُ العَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ )) . رَوَاهُ مُسْلِمٌ .

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah berdoa saat itu.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 482]

Penjelasan:

  1. Hadits ini menunjukkan dorongan untuk memperbanyak doa ketika sujud. Karena ketika sujud adalah tempat yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah.
  2. Boleh meminta hajat apa pun ketika sujud dan saat sujud adalah tempat terkabulnya doa.
  3. Boleh meminta berulang-ulang dalam doa agar mudah terkabul.
  4. Maksud dari dzikir saat rukuk adalah untuk mengagungkan Allah yaitu menyucikan Allah dari sifat-sifat kekurangan. Karenanya ketika rukuk dianjurkan membaca “SUBHAANA ROBBIYAL ‘AZHIM” (Mahasuci Allah Yang Mahaagung) dan ketika sujud membaca “SUBHAANA ROBBIYAL A’LAA” (Mahasuci Allah Yang Mahatinggi).
  5. Membaca subhanallah saat rukuk dan sujud dihukumi sunnah, bukan wajib. Inilah yang jadi pendapat jumhur (madzhab Malik, Abu Hanifah dan Syafi’i). Alasannya karena dalam hadits musii’ sholatuhu (orang yang jelek shalatnya), tidak diperintahkan baginya membaca bacaan tersebut. Seandainya wajib tentu akan diperintahkan.
  6. Ketika sujud diperintahkan menggabungkan bacaan subhanallah (tasbih) dan doa.
  7. Ketaatan semakin membuat seorang hamba dekat dengan Allah.
  8. Semakin seorang hamba bertambah ketaatan, maka semakin doanya mudah terkabul.
  9. Rasullah shallallahu ‘alaihi wa sallam semangat mengajarkan umatnya kebaikan.

Semoga bermanfaat….

Barokallohu Fiikum…

Wassalamu’alaikum Wr… Wb…

Bagikan dengan :
Posted in Kajian Umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *