KAJIAN TENTANG ORANG BERAKAL SELALU MEMERIKSA NIAT

Source : www.radiorodja.com

KITAB RAUDHATUL UQALA WA NUZHATUL FUDHALA

Orang yang berakal harus berusaha mempersiapkan dirinya di dunia untuk kehidupan di akhirat. Yaitu ketakwaan dan amal shalih dengan memperbaiki sesuatu yang tersembunyi dari dirinya.

Hati yang beriman kepada Allah dan kehidupan akhirat, dia akan menganggap bahwa amal shalih adalah kebutuhan hidupnya. Ketika ada rasa enggan, berarti dia merasa tidak butuh. Padahal itu merupakan kebutuhan yang luar biasa bagi seorang manusia untuk kehidupan dunia dan akhiratnya.

Ketika kita hendak melakukan ketaatan, coba kita periksa keikhlasan hati kita. Adakah keinginan dunia dari ibadah yang hendak kita lakukan? Adakah harapan ingin dipuji manusia? Inilah yang harus sering kita periksa. Apakah ketika kita handak shalat di masjid hanya karena mengharapkan dunia saja? Ataukah sudah betul-betul mengharapkan wajah Allah semata. Jangan ada niat lain selain Allah ketika kita pergi shalat ke masjid.

Maka wajib bagi kita ketika hendak beramal shalih, kita periksa terlebih dahulu niat kita. Lalu setelah itu kita juga harus menanyakan apakah ketaatan yang akan kita lakukan itu sesuai dengan perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Bila sesuai dan telah jelas ada dalilnya, maka kita lakukan dengan sungguh-sungguh.

Dengan beningnya hati dan keikhlasan itu, maka anggota badanpun akan menjadi bersih. Orang yang senantiasa ikhlas mengharapkan wajah Allah semata dan tidak mengharapkan pujian dari manusia, maka Allah akan menjadikan anggota tubuhnya tidak mengharapkan sesuatu kecuali keridhaan Allah semata.

Orang yang hatinya belum benar-benar ikhlas karena Allah, maka hatinya akan benar-benar terpengaruh oleh padangan setiap yang memandang. Orang yang tidak mempersiapkan barang dagangannya untuk pergi ke negeri orang, hakikatnya dia sedang tidak berdagang. Sesungguhnya orang yang menjual agamanya demi untuk sedikit kehidupan dunia, sungguh ia telah berdagang dengan perdagangan yang sangat merugikan.

Ini merupakan syair yang sangat indah. Dimana dalam syair itu disebutkan bahwa keikhlasan sangatlah penting didalam amal. Disaat keikhlasan kita kurang, kita akan sangat terpengaruh oleh mata yang memandang kita. Maka dari itu, para salafush shalih paling tidak suka memperlihatkan amalnya kepada orang lain.

MEMERIKSA HATI

Orang yang berakal akan berusaha memeriksa hatinya dengan datangnya waktu dan berusaha melindungi dirinya dari perkara-perkara yang terlarang serta memaksa dirinya untuk melaksanakan seluruh perkara-perkara yang diperintahkan.

Bagikan dengan :
Posted in Kajian Umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *